Jurnal1jambi.com,— Jambi, 30/8/2025 – Malam itu, halaman Mapolda Jambi berubah menjadi lautan cahaya. Ribuan lilin dinyalakan dalam hening, sebagai simbol doa, solidaritas, dan persatuan. Di tengah suasana haru, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., hadir bersama Gubernur Jambi dan jajaran Forkopimda dalam acara Doa Bersama dan Aksi Damai 1000 Lilin yang digagas oleh Polda Jambi.

Kegiatan ini lahir dari duka mendalam atas berpulangnya pengemudi ojek online dan korban lainnya dalam peristiwa unjuk rasa beberapa waktu lalu. Namun duka itu tidak dibiarkan menjadi luka yang memisahkan. Malam doa bersama ini justru menjadi ruang perjumpaan, di mana empati tumbuh dan solidaritas menemukan bentuknya.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Heri Purwanto menekankan arti kebersamaan di tengah ujian. “Kebersamaan ini mencerminkan kepedulian kita semua. Semoga doa dan cahaya lilin yang kita nyalakan malam ini menjadi pengingat agar kita selalu menjaga persatuan dan persaudaraan,” ucapnya dengan suara yang meneduhkan.

Ia juga menambahkan pesan yang lebih luas: bahwa bangsa ini hanya bisa berdiri kokoh jika damai menjadi fondasi bersama. “Kita semua berdoa agar bangsa ini senantiasa diberkahi ketenteraman, kedamaian, dan setiap perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun negeri,” tegas Danrem.

Malam itu, tak hanya pejabat dan aparat yang hadir. Ada komunitas ojek online, tokoh agama, mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga warga biasa yang datang membawa lilin dan doa. Mereka berbeda latar, tapi berdiri dalam satu barisan: barisan persatuan.

Doa Bersama dan Aksi Damai 1000 Lilin pun ditutup dalam keheningan yang khidmat. Cahaya ribuan lilin itu seakan menjadi pesan yang sederhana tapi kuat: bahwa di tengah duka, bangsa ini tidak boleh kehilangan arah. Persatuan adalah cahaya yang harus terus dijaga di Bumi Pertiwi.

share this :