Jurnal1jambi.com,- Sarolangun, 23/8/2025 — Komunikasi yang sehat bukan hanya soal bicara, tapi tentang mendengarkan. Itulah yang dilakukan Babinsa Koramil 420-03/Pauh Kodim 0420/Sarko, Kopda Abdul Kholik, ketika ia memilih untuk hadir dan berinteraksi langsung bersama warga Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun.

Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), Kopda Abdul Kholik menegaskan bahwa TNI bukanlah menara gading yang jauh dari rakyat. Ia hadir dengan cara sederhana: menyapa, mendengar, dan merasakan denyut kehidupan masyarakat di desa binaannya. Dengan pendekatan persuasif, ia membangun ruang dialog yang cair dan penuh rasa kekeluargaan.

“Komsos ini adalah cara kami menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di desa binaan. Karena pada akhirnya, kami ada di sini untuk bersama mereka, bukan sekadar mengawasi dari jauh,” ujar Abdul Kholik, dengan nada tenang namun penuh makna.

Kehadiran Babinsa di tengah warga bukan sebatas simbol kehadiran negara. Lebih dari itu, ia menjadi jembatan informasi: mendeteksi persoalan sejak dini, memahami kebutuhan masyarakat, hingga ikut serta dalam mencari solusi bersama. Pendekatan ini menciptakan atmosfer aman, kondusif, dan menumbuhkan rasa saling percaya.

Abdul Kholik menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat. Ia mendorong warga untuk peduli pada lingkungannya, menjaga solidaritas, dan terus menghidupkan semangat gotong royong. “Turun langsung dan berbaur adalah cara terbaik untuk membangun kebersamaan. Dari sana, kita bisa bergerak bersama,” tegasnya.

Langkah ini membuktikan bahwa TNI bukan sekadar pasukan dengan seragam, melainkan mitra masyarakat dalam merawat desa. Sinergi ini adalah energi sosial yang jika terus dipupuk, akan melahirkan kekuatan baru: desa yang kuat karena warganya kompak, dan bangsa yang tangguh karena TNI-nya menyatu dengan rakyat.

share this :