Jurnal1jambi.com,- Jambi, 1/8/2025 — Menjelang perhelatan olahraga akbar Presisi Merdeka Run 2025, Polda Jambi menggelar apel gelar pasukan di Lapangan Mapolresta Jambi. Apel ini bukan sekadar rutinitas, tetapi simbol kesiapan penuh dalam memastikan kegiatan perdana ini berjalan aman dan tertib.
Dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, apel ini dihadiri Wakapolda Brigjen Pol M. Mustaqim, Irwasda Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, para Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolresta, Kapolsek jajaran, serta panitia Presisi Merdeka Run 2025. Kehadiran pejabat inti ini menandai keseriusan Polri dalam mengawal momentum olahraga yang sekaligus menjadi simbol persatuan.
Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan pilihan, melainkan kewajiban. “Presisi Merdeka Run 2025 ini merupakan yang pertama di Jambi, dan pengamanan akan dimulai sejak pukul 03.00 WIB. Saya minta seluruh personel menjaga kesehatan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya dengan nada serius.
Kapolda juga mengingatkan bahwa pengamanan harus mengutamakan keselamatan tanpa mengganggu denyut kehidupan kota. “Pastikan kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa menimbulkan kemacetan. Jaga keselamatan dan hindari potensi gangguan di lapangan,” pesannya. Pesan ini jelas: pengamanan bukan sekadar barikade, tapi harmoni antara keamanan dan kenyamanan warga.

Presisi Merdeka Run 2025 bukan sekadar lomba lari. Ia adalah panggung kebersamaan antara Polri dan masyarakat di momentum emas peringatan HUT RI ke-80. Event ini dirancang bukan hanya untuk menyalakan semangat olahraga, tetapi juga merajut kedekatan dan rasa aman yang nyata.
Mengawal ribuan peserta, mengantisipasi kemacetan, hingga memastikan titik rawan steril, adalah tantangan yang menuntut kerja ekstra. Di sinilah profesionalisme aparat diuji: apakah mereka mampu menjadikan perayaan ini bukan hanya meriah, tapi juga aman dan tertib.
Event ini akan digelar pada Minggu, 3 Agustus 2025. Hari itu, Jambi bukan hanya menyaksikan langkah kaki para pelari, tapi juga langkah mantap aparat keamanan yang bekerja dalam diam demi satu tujuan: memastikan kemerdekaan tetap dirayakan dengan damai. (Noval)











