Jurnal1Jambi.com,- Sarolangun, 23/7/2025 – Musim kemarau selalu datang membawa ancaman yang akrab di telinga masyarakat: kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Masih banyaknya lahan gambut, semak belukar, dan steking yang belum dikelola dengan baik membuat potensi kebakaran tetap tinggi, terutama di wilayah rawan seperti Kecamatan Pauh.
Menghadapi situasi tersebut, Babinsa Koramil 03/Pauh Kodim 0420/Sarko, Sertu Wira Iswara, turun langsung ke lapangan bersama warga untuk melakukan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Seko Besar. Langkah ini menjadi bagian dari upaya edukasi dan deteksi dini sebelum api sempat menyebar.
“Banyak kasus kebakaran terjadi karena ulah manusia yang membuka lahan dengan cara membakar. Murah, mudah, tapi dampaknya merusak,” ujar Sertu Wira saat memberi imbauan kepada warga.
Tak hanya itu, patroli juga menyasar kebiasaan kecil yang kerap diabaikan namun berisiko besar, seperti membuang puntung rokok sembarangan saat beristirahat di lahan kering. Masyarakat diminta untuk memastikan api benar-benar padam sebelum dibuang.
“Satu puntung rokok yang menyala bisa membakar lahan gambut kering dalam hitungan menit. Kesadaran sekecil apapun bisa menyelamatkan wilayah dari bencana besar,” tegasnya.
Patroli dan sosialisasi ini menjadi pengingat bahwa Karhutla bukan hanya soal alam yang kering, tapi juga soal sikap manusia yang abai. Dan di sinilah peran Babinsa dibutuhkan: hadir, mendengar, dan mengedukasi langsung masyarakat di titik paling rawan.












