Jurnal1Jambi.com,- Jambi, 15/7/2025 – Fungsi pembinaan masyarakat (Binmas) kini tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Di tengah perubahan sosial yang kian kompleks, kehadiran Binmas menjadi instrumen penting dalam menjaga harmoni di akar rumput. Hal inilah yang ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Binmas Tahun Anggaran 2025 yang digelar Polda Jambi di Gedung Siginjai, Lantai 3 Mapolda Jambi.

Dengan mengusung tema “Optimalisasi Fungsi Binmas Polda Jambi yang Presisi Guna Memantapkan Harkamtibmas dalam Rangka Mendukung Asta Cita”, Rakernis ini bukan hanya forum diskusi, tapi peneguhan komitmen. Dibuka langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, acara dihadiri berbagai tokoh penting: Irwasda Polda Jambi, pejabat utama, serta mitra strategis seperti Pokdar Kamtibmas, KBPP Polri, Senkom, hingga tokoh masyarakat.

Dalam pidatonya, Kapolda menekankan bahwa Fungsi Binmas adalah ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga penggerak solusi. “Binmas harus hadir dalam program ketahanan pangan, penguatan nilai gotong royong, hingga dukungan untuk makan bergizi gratis yang diamanatkan dalam Asta Cita,” ujar Irjen Krisno lugas.

Kegiatan ini juga menyuguhkan tayangan yang menyentuh sisi humanisme kepolisian—kisah inspiratif Bhabinkamtibmas bertajuk “Otoritas untuk Melayani Masyarakat”, serta profil Ditbinmas Polda Jambi. Di balik seragam, ada empati. Di balik otoritas, ada tanggung jawab moral untuk hadir dan membantu.

Kapolda mengajak seluruh personel untuk tak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjiwai fungsi Binmas sebagai ruh pelayanan publik. “Banggalah bertugas di Fungsi Binmas. Jadikan peran ini sebagai sumber motivasi untuk menyelesaikan persoalan sosial yang nyata di lapangan,” tegasnya.

Rakernis ditutup dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan Focus Group Discussion. Namun lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini adalah pengingat bahwa ketertiban bukan hanya urusan patroli. Ia lahir dari dialog, kedekatan, dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat yang dijaga—setiap hari, di setiap lini kehidupan.

share this :