Jurnal1Jambi.com,- Sarolangun, 14/7/2025 – Ketahanan pangan bukan hanya soal tanah dan tanaman, tetapi tentang siapa yang turun tangan. Itulah yang dilakukan Serka Deni Riadi, Babinsa Desa Pulau Melako, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, yang turut terjun langsung membantu petani merawat lahan sayur milik Bapak Hanip (63 tahun). Di atas lahan seluas 0,2 hektare itu, kangkung dan sawi tumbuh menjadi simbol kolaborasi antara rakyat dan aparat.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini merupakan bagian dari program Hanpangan (Ketahanan Pangan) yang digencarkan di wilayah teritorial. Menurut Serka Deni, peran Babinsa tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga harus mampu menjadi pendamping petani agar pertanian semakin maju, mandiri, dan produktif.

“Untuk mendukung swasembada pangan, kami tidak cukup hanya hadir, tapi juga harus terlibat langsung. Perawatan tanaman, pengecekan rutin, hingga membersihkan gulma menjadi bagian dari tanggung jawab moral bersama,” ujar Serka Deni saat ditemui di lokasi kebun.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Dinas Pertanian, dan para petani, agar ketahanan pangan bukan hanya slogan, tetapi menjadi gerakan yang nyata di lapangan. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan hasil panen tak hanya meningkat secara kuantitas, tapi juga berkualitas tinggi untuk menunjang kesejahteraan petani di daerah.

Partisipasi aktif Babinsa mendapat respons positif dari petani setempat. Bapak Hanip menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Kehadiran Babinsa sangat memotivasi kami. Semoga hasil panen kali ini lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya singkat namun penuh harap.

Apa yang dilakukan Serka Deni Riadi hari ini adalah pengingat bahwa ketahanan suatu bangsa tidak dibangun di rapat-rapat, tapi di ladang yang dirawat bersama. Di tangan petani yang dibimbing, dan prajurit yang ikut menanam, pangan bukan sekadar kebutuhan tapi juga kedaulatan.

share this :