Jurnal1Jambi.com,- Sarolangun, 30/06/2025 – Sungai bisa jadi sumber kehidupan, bisa juga jadi sumber bencana. Di Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun, kewaspadaan tak lagi menunggu sirine. Babinsa Koramil 420-04/Sarolangun, Serda Hendrik Setiawan, turun langsung memantau debit air sungai dalam patroli rutin sebagai langkah antisipatif terhadap potensi banjir.

Dalam pantauannya, Serda Hendrik menegaskan bahwa meski curah hujan masih dalam ambang normal, cuaca yang tak menentu adalah alarm sunyi yang patut diwaspadai. “Bencana sering kali tak berteriak. Maka lebih baik berjaga sebelum celaka,” ujarnya di sela kegiatan pemantauan di bantaran sungai.

Tak hanya memantau, Serda Hendrik juga menggandeng perangkat kelurahan dan warga setempat untuk memperkuat edukasi lingkungan. Himbauan pun digencarkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran air yang bisa tersumbat dan memperparah banjir saat hujan deras datang.

“Lingkungan bersih bukan sekadar estetika, tapi soal logika penyelamatan,” ucapnya lugas. Patroli Babinsa bukan hanya soal seragam dan sepatu bot, tapi soal komitmen menjaga kampung dari bencana yang datang diam-diam. Gerakan kecil, seperti menjaga selokan tetap bersih, bisa jadi tameng besar dari musibah.

Langkah Serda Hendrik menuai apresiasi warga. Kepedulian Babinsa dianggap sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Karena mencegah selalu lebih murah dari menyesal, dan menjaga alam adalah bagian dari menjaga hidup itu sendiri.

share this :