Jurnal1Jambi.com,- Sarolangun, 27/06/2025 – Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan tingkat desa, Puskesmas Singkut 5 menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga kader kesehatan. Kegiatan berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Singkut 5, Kecamatan Singkut, dan menjadi ruang koordinasi bersama untuk menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Camat Singkut dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan langsung ke masyarakat melalui metode door to door, sekaligus mendorong kolaborasi antara aparat dan tenaga kesehatan untuk memastikan tak ada warga yang terabaikan. Ia juga menyoroti pentingnya memberikan bantuan nyata, seperti sembako, bagi masyarakat yang membutuhkan, sebagai bentuk empati dan aksi konkret di luar tanggung jawab administratif.
Babinsa Koramil 420-02/Limun, Serka Sutaryo, yang hadir mewakili Danramil, menilai kegiatan lintas sektoral ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana penting untuk menjaring aspirasi dari lapangan. “Dengan forum seperti ini, kita bisa mendengar langsung kebutuhan warga dan merumuskan solusi yang sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya. Menurutnya, pendekatan dialogis lebih efektif dibanding pendekatan birokratis yang kaku.
Kepala Puskesmas Singkut 5 menambahkan, pelayanan kesehatan perlu didorong dengan sistem yang terintegrasi dan data yang akurat, agar pelayanan tidak hanya merata, tetapi juga berkualitas. Tantangan utamanya kini adalah menjadikan semangat kolaboratif ini sebagai gerakan yang berkelanjutan, bukan hanya berhenti di forum-forum diskusi.
Meski disebut “lokakarya mini”, substansi yang dibahas mencerminkan keseriusan lintas sektor dalam memperbaiki wajah pelayanan publik. Ketika seluruh unsur militer, sipil, dan tenaga kesehatan mampu duduk bersama merumuskan solusi, maka pelayanan bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan bentuk nyata kehadiran negara yang berpihak pada rakyat.












