Jurnal1Jambi.Com,- MUARO JAMBI — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan kesiapan serius dalam menghadapi musim rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2025. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Karhutla yang dipimpin langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), pada Jumat pagi, 9/5/2025, di Lapangan Kantor Bupati, Sengeti.
Dalam arahannya, Bupati BBS menyerukan langkah-langkah konkret untuk menekan risiko Karhutla. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen—baik Forkopimda, stakeholder, hingga masyarakat—dalam melakukan pencegahan. “Penyuluhan, sosialisasi, patroli rutin, hingga inspeksi sarana dan prasarana harus digencarkan sebagai bentuk kesiapsiagaan kita,” ucapnya tegas.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Muaro Jambi, Alias, SH, MH, menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat dengan menerjunkan 43 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke sejumlah titik rawan Karhutla. Patroli intensif dilakukan sebagai deteksi dini dan upaya pencegahan secara aktif di lapangan.

Meski demikian, Alias mengakui tantangan yang dihadapi BPBD cukup kompleks. Luasnya wilayah geografis Kabupaten Muaro Jambi menjadi hambatan dalam menjangkau semua lokasi rawan api, apalagi dengan keterbatasan jumlah personel. “Dengan kondisi seperti ini, kami butuh dukungan lebih besar dari semua elemen untuk menutup celah potensi kebakaran,” ujarnya kepada media usai apel.
Apel Siaga Karhutla 2025 bukan sekadar simbolik, namun menjadi cerminan nyata dari kesungguhan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam mengantisipasi bencana ekologis tahunan ini. Dengan segala keterbatasan, kolaborasi lintas sektor dinilai sebagai kunci untuk menangkal Karhutla sejak dini.












