Jurnal1Jambi.Com,- MUARO JAMBI- Intensitas hujan yang terus mengguyur wilayah Provinsi Jambi belakangan ini menyebabkan peningkatan debit air Sungai Batanghari. Namun, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi, Tinggi Muka Air (TMA) saat ini masih berada di bawah angka 12,14 meter, yang berarti masih di bawah elevasi siaga.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Fauzan Abdillah Harahap mengatakan bahwa meskipun TMA meningkat, kondisinya masih aman dan belum mencapai status siaga. “TMA di wilayah Muaro Jambi saat ini masih berada di bawah elevasi siaga. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), untuk waspada terhadap kemungkinan air meluap,” kata Fauzan Abdillah Harahap Senin, 20/01/2025.
Untuk itu PLT Kalaksa BPBD Muaro Jambi Fauzan Abdillah Harahap juga menekankan pentingnya mengurangi aktivitas di sekitar DAS untuk menghindari risiko yang mungkin timbul akibat luapan air. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar DAS, untuk mengurangi aktivitas dan tetap waspada. Tinggi Muka Air bisa menjadi berbahaya jika melebihi rata-rata, terutama dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Dalam kondisi seperti ini, banjir parah bisa terjadi dan berlangsung satu atau dua minggu,” jelasnya.
Meskipun demikian, PLT Kalaksa BPBD Muaro Jambi Fauzan Abdillah Harahap mengungkapkan bahwa prediksi saat ini menunjukkan TMA masih dalam batas normal. “Kami memperkirakan kondisi ini akan bertahan dalam satu atau dua bulan ke depan, tetapi tetap harus mewaspadai kemungkinan luapan dari sungai-sungai kecil,” pungkasnya. (Noval)












