Jurnal1jambi.Com-Bungo Jambi-Peristiwa pengeroyokan terhadap wartawan Dan LSM jambi Viral Karna ,Wartawan dan LSM tersebut dipaksa Untuk Membuat Pernyataan Sepihak.
Surat Pernyataan tersebut di buat dalam unsur paksaan dan tekanan Serta ancaman dari yang di duga pelangsir BBM ,Mirisnya peristiwa Tersebut Terjadi di hadapan oknum APH setempat.
Salah satu Wartawan menceritakan Kronologisnya”Kami sedang sarapan didepan SPBU tersebut dan kami melihat diduga banyak nya antrian mobil tengki modifikasi untuk mengisi BBM,spontan kami Fhoto dan video.selanjut nya salah satu teman kami pergi Ke SPBU untuk menanyakan dimana Manager SPBU tersebut Ungkap Salah Satu Wartawan”.Pada Hari Sabtu 24 Agustus 2024
Petugas SPBU mengatakan bahwa Manager Nya Belum datang dan di minta untuk menunggu ujar petugas tersebut.”Sambil menunggu Manager SPBU ,Kami melanjutkan Sarapan,namun para sopir yang di duga pelangsir tersebut menghampiri kami dan mencari HP kami dan langsung mengeroyok kami ujar salah satu LSM Inisial “O” Tersebut.
Selang beberapa menit kami di bawa ke Polsek tanah sepenggal oleh pihak kepolisian untuk di aman kan dari para sopir yang di duga pelangsir penimbunan BBM. alangkah sangat di sayang kan Setiba nya di Polsek tanah sepenggal Kami masih saja mendapatkan intimidasi yang diduga para pelangsir BBM tersebut
“Kami tidak bisa menolak uang 1 juta itu,karna kalau kami menolak,takut nya’ masa yang di duga para pelangsir penimbunan BBM akan mengeroyok kami lagi”.bukan itu saja, kami sempat ingin di bakar juga ujar salah satu awak media inisial (K).
Sementara itu pada saat kejadian tim Redaksi dan kawan kawan mencoba menghubungi Kapolsek Tanah Sepenggal IPDA Rizki Triheeyudha namun tidak ada jawaban,menurut informasi Kapolsek sedang berada di Jambi.
,(Supri/Team)












