Jurnal1jambi.com, Ratusan kerambah yang terletak di desa olak, kabupaten batanghari, provinsi Jambi. Hanyut terbawa arus dikarenakan derasnya volume kenaikan dan arus aliran air sungai Batanghari.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat malam pukul 01.30 Wib (12/1/2024).Dikatakan oleh salah satu perangkat desa olak (Subhan Arief) Total  200 Kerambah petani ikan nila dan patin hanyut terbawa arus, Hal tersebut dikarenakan tingginya volume dan derasnya aliran air sungai Batanghari, sehingga membuat tali pengikat atau tali seling yang biasa digunakan oleh petani kerambah untuk menahan kerambah menjadi terputus.

Untuk saat ini pemerintah desa telah melaporkan kejadian ini kepada dinas terkait dan pemerintahan daerah setempat, Mengingat ini adalah sebuah musibah, Serta usaha kerambah jaring apung ini merupakan bagian dari mata pencarian warga setempat. Dan juga diharapkan pemerintah setempat dalam waktu dekat dapat membantu meringankan beban para petani.

Hingga berita ini diturunkan masih dilakukan pencarian kerambah oleh warga desa setempat. Akibat peristiwa tersebut diperkirakan kerugian yang diterima oleh petani kerambah sekitar 2 Milyar dengan asumsi 1 Kerambah bernilai sekitar 10-35 juta rupiah .(Red)

share this :