Jurnal1Jambi.Com- Kembali melirik peristiwa Silam. Pada Bulan 12 tahun 2018. Kota Prabumulih di hebohkan atas Terjadinya pencemaran Pada Kolam ikan yang disebabkan oleh pipa Pertamina yang BOCOR diwilayah kebun Duren kelurahan Prabumulih. Atas kejadian Tersebut warga Sempat mengalami kesulitan Air bersih dikarenakan Air Sumur tecemar Minyak mentah Pertamina. Dan yang lebih Dahsyat nya Ribuan Ikan yang berada Dikolam pembibitan milik Warga Mati. Termasuk Kebun warga juga Mengalami Kerusakan.
Adapun penyebab Utama dari kejadian itu adalah pipa Minyak SPU LIBA menuju PPP PT PERTAMiNA EP Asset 2 Prabumulih Field yang mengalami kebocoran
Dugaan sementara Pada saat itu kebocoran disebabkan oleh adanya KOROSi pada pipa Pertamina yang sudah Tua dimakan Usia… DUGAAN SEMENTARA.
Ironinya dampak terpahit dari Kejadian itu Ribuan Bibit ikan yang siap panen KATANYA harus menanggung Kerugian Hingga Ratusan Juta Rupiah..
Pada saat Itu perwakilan Warga yang juga Menjabat sebagai RT ( BAMBANG Sudianto )RT 03 RW /03 kebun Duren memberikan Kronologi kejadian Menurutnya.
Kolam miliknya tercemar sekitar pukul 06.00 pada saat itu terdengar Suara semburan cukup kuat di depan Rumah dekat Rel kereta sekitar 15 meter lantas minyak mengalir kedalam kolam milik nya.
Bambang selanjutnya dibantu warga untuk memilih ikan yang hendak diselamatkan namun kenyataan ikan ikan tersebut Keburu Mati.
( “Banyak ikan yang mati termasuk ikan ku yang diempat Kolam kubeli 15.000 bibit dari BOGOR dak berhasil diselamatkan “..) dan masih banyk lagi yang lain juga mati…
Dari peristiwa tersebut pihak Pertamina Dengan sigap menurunkan Vacum Truck guna mencegah aliran yang berada di sungai Kelekar ikut tercemar lebih Parah akibat ceceran minyak serta melakukan proses normalisasi kolam dan Sumur warga.
Berita ini sengaja Di Tarik Kembali oleh Tim JURNAL.1 guna mengingatkan kembali ada apa sebenarnya yang terjadi…
Dalam Penelusuran Tim Gabungan yang diikuti Media Jurnal ,1 kami menemukan DUGAAN yang cukup Kuat didukung dengan Pengakuan dan keterangan beberapa orang Saksi mata. Kejadian Tersebut Di indikasikan ada UNSUR SABOTASE yang dilakukan. Oleh oknum Tertentu di Dasari oleh perintah Pihak TERDUGA yang ikut menikmati dan meraup KEUNTUNGAN atas peristiwa tersebut.
Penelusuran jurnal tidak hanya Sebatas Itu saja. jurnal 1 berhasil menghimpun keterangan dimana Ikan yang yang menjadi Barang Bukti.. aliran Sungai yang ikut tercemar dan tanaman Yang rusak itu semua sudah direncakan Dengan Matang.. terbukti dengan ada keterangan narasumber yang melihat tindakan sabotase Tersebut. Dalam hal ini apakah Pihak Pertamina tidak memiliki Barisan SDM atw secara Serius Melibatkan APH ataupun lembaga Husus yang bisa Melakukan Penelusuran ataupun investigasi. Dikarenakan jika Setiap saat dan waktu Pertamina Harus bertanggung Jawab atas kebocoran pipa yang bukan akibat termakan Usia melainkan Unsur KESENGAJAAN. Yang bisa menguntungkan Pihak tertentu. Maka berapa besar lagi Uang NEGARA yang akan menjadi Niai KERUGiAN setiap tahun nya. Kita Semua Tau Pertamina. BUMN milik Negara didalam nya ada Uang Rakyat yang dipertaruhkan(Mamat)

share this :