Jurnal1jambi.com,— Sebuah poster ucapan selamat ulang tahun yang beredar luas di jagat maya mendadak mengusik perhatian publik Jambi. Di tengah suhu politik yang perlahan menghangat menjelang Pemilihan Gubernur Jambi, poster tersebut tampil sederhana namun sarat makna. Dirilis oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari, visual itu menampilkan Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief bersalaman erat dengan Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, disertai simbol jempol ke atas.

Ucapan selamat ulang tahun ke-60 untuk Anwar Sadat yang jatuh pada 21 Januari 2026 terpampang jelas. Namun bagi kalangan pengamat komunikasi politik, pesan dalam poster itu tidak berhenti pada perayaan personal. Gestur, warna, dan momentum dinilai sebagai rangkaian simbol yang kerap digunakan untuk menyampaikan pesan politik secara halus kepada publik.

Pengamat komunikasi politik Jambi, Dedi Saputra, menyebut poster tersebut sebagai sebuah pernyataan visual. Dalam lanskap politik, menurutnya, tidak ada kebetulan yang benar-benar netral. Jabatan tangan yang erat antara dua kepala daerah itu dibaca sebagai bahasa nonverbal tentang kedekatan dan kemungkinan kesepahaman yang tengah dibangun.

Fadhil Arief dikenal sebagai figur muda dengan basis massa kuat di wilayah tengah Jambi, sekaligus menjabat Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Jambi. Sementara Anwar Sadat memiliki pengaruh signifikan di wilayah pesisir dengan dukungan religius yang solid. Perpaduan dua latar ini dinilai berpotensi membentuk kekuatan elektoral yang saling melengkapi di tingkat provinsi.

Spekulasi publik kian menguat seiring intensnya kerja sama antardaerah yang diteken keduanya, mencakup sektor infrastruktur hingga pelayanan publik. Di saat yang sama, langkah politik Fadhil Arief belakangan terlihat semakin aktif menyentuh wilayah timur Jambi, sebuah wilayah strategis dalam peta suara Pilgub.

Saat ditanya soal kemungkinan melangkah ke level provinsi, Anwar Sadat memilih bersikap normatif. Ia menegaskan fokus pada amanah daerah masing-masing. Namun poster bernuansa hijau gelap warna yang lekat dengan identitas politik keduanya seolah berbicara lebih jauh. Bagi publik Jambi, ini bukan sekadar ucapan ulang tahun, melainkan sinyal awal poros baru yang berpotensi mengubah peta politik daerah.

share this :