Jurnal1jambi.com,— Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, melakukan peninjauan langsung ke Jembatan Air Hitam yang mengalami kerusakan di Desa Kebun IX, Dusun Air Hitam, Kecamatan Sungai Gelam, Jumat (2/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur jembatan yang menjadi akses penghubung utama menuju Kota Jambi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi, Taupik, serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Muaro Jambi, M. Faisal Harahap. Kehadiran jajaran perangkat daerah ini menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam merespons persoalan infrastruktur yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Jembatan Air Hitam memiliki peran vital bagi aktivitas warga, mulai dari mobilitas harian hingga distribusi hasil ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kerusakan jembatan ini dinilai tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menghambat roda kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.
Dalam penjelasannya, Bupati Muaro Jambi menyampaikan bahwa jembatan tersebut awalnya dibangun oleh pihak Pertamina. Namun, berdasarkan informasi dari kepala desa, jembatan kerap dilintasi kendaraan bermuatan berat, termasuk angkutan batu bara dengan tonase berlebih, yang diduga menjadi penyebab utama kerusakan struktur jembatan.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, lanjut Bupati, akan segera menindaklanjuti persoalan ini dengan melakukan koordinasi bersama organisasi perangkat daerah dan bidang teknis terkait. Ia menegaskan bahwa perbaikan jembatan akan direncanakan secara menyeluruh dengan target pembangunan jembatan permanen pada tahun 2026.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Kita upayakan pembangunan jembatan permanen pada tahun ini,” ujar Dr. Bambang Bayu Suseno. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar, seraya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan infrastruktur yang aman dan layak guna bagi warga Kabupaten Muaro Jambi.












