Jurnal1jambi.com,— Muaro Jambi – Kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Muaro Jambi secara resmi melepas bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar untuk para korban bencana alam di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini digelar di Aula Pondok Pesantren Nurul Iman, Muaro Sebapo.

Pelepasan bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno (BBS), sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gerakan kemanusiaan yang diinisiasi oleh organisasi keagamaan dan masyarakat sipil. Kehadiran Bupati menjadi simbol sinergi antara ulama, umat, dan umara dalam merespons krisis kemanusiaan.

Bantuan yang dihimpun merupakan hasil gotong royong dari berbagai elemen masyarakat. Tercatat sebanyak 64 ton logistik berhasil dikumpulkan, terdiri dari beras, sembako, pakaian layak pakai berkualitas, serta berbagai kebutuhan mendesak lainnya yang dibutuhkan para korban bencana di wilayah terdampak.

Tidak hanya logistik, PCNU Muaro Jambi juga berhasil menggalang bantuan dana tunai dengan total mencapai Rp415.916.500. Donasi tersebut berasal dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Muaro Jambi, komunitas transportasi seperti BUS dan angkot, serta Ikatan Alumni Santri (INSANI) Pondok Pesantren Nurul Iman, mencerminkan kuatnya jejaring solidaritas Nahdliyin hingga ke akar rumput.

Prosesi pelepasan bantuan ditandai secara simbolis oleh Bupati BBS bersama Ketua PCNU Muaro Jambi Gus Syarif Hidayatullah dan Sekretaris Jenderal PCNU Muaro Jambi M. Zamroni. Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak bencana dengan pengawalan tim kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Bupati BBS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PCNU dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Ini adalah ikhtiar bersama agar bantuan yang telah dihimpun dapat disalurkan secara aman, tertib, dan tepat sasaran kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Suasana pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan kehadiran ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Iman serta tokoh masyarakat dari berbagai kalangan. Doa bersama dipanjatkan agar perjalanan tim kemanusiaan berjalan lancar dan bantuan yang disalurkan benar-benar membawa manfaat serta harapan baru bagi para korban bencana.

share this :