Jurnal1jambi.com,— Bandung — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, para tokoh agama di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Polri, khususnya Polda Jawa Barat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar situasi tetap kondusif.

Hal tersebut disampaikan oleh tokoh agama KBB, Abdul Karim, saat ditemui di kediamannya di Kampung Karyawangi, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (14/12/2025). Ia menegaskan komitmennya untuk membantu aparat kepolisian menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Menurut Abdul Karim, Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang mengajarkan toleransi, kedamaian, serta saling menghormati antarumat beragama. Ia menekankan bahwa pemahaman agama yang benar akan menjauhkan umat dari sikap ekstrem dan kekerasan.

Abdul Karim juga menyinggung peristiwa teror yang baru-baru ini terjadi di salah satu sekolah. Ia menilai kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat akan bahaya paham ekstremisme yang terus berkembang dan menyasar berbagai kalangan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu bernuansa SARA maupun terpengaruh paham radikal dan terorisme. Menurutnya, paham semacam itu tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Lebih lanjut, Abdul Karim mengingatkan generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Pasalnya, banyak kelompok radikal yang memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan propaganda dan merekrut anggota baru.

Di akhir pernyataannya, Abdul Karim menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk aksi kekerasan yang mengatasnamakan agama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, menciptakan rasa aman, serta memelihara toleransi menjelang Natal 25 Desember 2025 dan malam Tahun Baru 2026, agar situasi tetap aman dan kondusif.

share this :