Jurnal1jambi.com,- Kota Jambi — Dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan, Puskesmas Kebon Handil menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema “Peran Lintas Sektor dalam Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik”, Kamis (23/10/2025), di Aula Kantor Camat Jelutung, Kota Jambi. Kegiatan ini menjadi ruang temu antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama mencari solusi atas tantangan layanan kesehatan di tingkat akar rumput.
Forum dibuka secara resmi oleh Camat Jelutung, Alamsyah Powa, S.E., yang juga memberikan sambutan pembuka. Hadir pula perwakilan BPJS Kesehatan, para lurah, ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah tokoh masyarakat dan insan media, termasuk wartawan Lensa One ID yang turut meliput langsung jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Camat Jelutung Alamsyah Powa mengapresiasi inisiatif Puskesmas Kebon Handil yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam forum terbuka ini. Menurutnya, pendekatan partisipatif seperti ini penting untuk memastikan kebijakan pelayanan publik benar-benar menjawab kebutuhan warga.
“Forum ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Lewat dialog seperti ini, kita bisa menerima langsung aspirasi warga agar pelayanan kesehatan semakin optimal,” ujar Alamsyah.
Sementara itu, dr. Maria Inge Jammin, Kepala Puskesmas Kebon Handil, dalam paparannya menjelaskan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan pihaknya untuk meningkatkan mutu layanan. Ia menegaskan bahwa puskesmas yang dipimpinnya berkomitmen memberikan pelayanan cepat, tepat, dan ramah bagi masyarakat.
“Kami memiliki 42 pegawai ASN yang bekerja profesional dan berdedikasi. Forum ini kami jadikan momentum untuk mengevaluasi serta memperbaiki sistem pelayanan agar lebih efisien dan berkualitas,” jelas dr. Maria.
Suasana forum berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan pihak puskesmas. Warga memberikan berbagai masukan konstruktif, terutama terkait peningkatan fasilitas kesehatan. Salah satu harapan yang mengemuka adalah perluasan gedung Puskesmas Kebon Handil, agar mampu menampung lebih banyak pasien dan memberikan kenyamanan dalam pelayanan.
Di penghujung kegiatan, dr. Maria menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme dan dukungan lintas sektor yang hadir. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat agar program pelayanan kesehatan di wilayah Kebon Handil dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi warga,” tutupnya.
Forum ini menjadi cermin bahwa kualitas layanan publik tidak hanya diukur dari fasilitas, tetapi dari seberapa besar ruang dialog dibuka untuk mendengarkan suara warga. Sebab, pelayanan publik yang baik lahir dari kolaborasi bukan sekadar kebijakan di atas meja.












