Jurnal1jambi.com,— KABUPATEN NAGAN RAYA – Sebuah momentum penting bagi dunia jurnalistik daerah kembali tercipta. Pelaksana Tugas Ketua Umum sekaligus Sekretaris Jenderal Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI), Ir. Herry Budiman, resmi melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SWI Nagan Raya, Aceh, dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Grand Nagan Hotel, Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Selasa (7/10/2025).

Acara pelantikan tersebut menjadi istimewa karena dihadiri langsung oleh Herry Budiman yang juga didampingi Kabid Diklat dan Litbang DPP SWI, Imam Suwandi, S.Sos., M.I.Kom.. Pelantikan ini sekaligus menandai kebangkitan roda organisasi SWI di Aceh, setelah sebelumnya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SWI Provinsi Aceh dibekukan oleh DPP akibat pasif dalam beberapa tahun terakhir.

“Pembekuan itu bukan akhir, tapi awal dari penataan ulang organisasi agar SWI di Aceh kembali aktif, solid, dan berdaya guna,” ujar Herry Budiman dengan nada tegas namun optimistis.

Berdasarkan rundown panitia, acara pelantikan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dilanjutkan dengan Orientasi Organisasi Keanggotaan (OOK) serta Diklat Jurnalistik Profesional bagi para pengurus baru.
Ketua Panitia, Juanda, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tak sekadar seremonial, melainkan juga sebagai wadah peningkatan kapasitas dan wawasan jurnalistik bagi seluruh pengurus DPD SWI Nagan Raya.

“Setelah dilantik, para pengurus langsung dibekali dengan orientasi dan diklat yang akan diisi oleh Bapak Imam Suwandi. Harapannya, DPD SWI Nagan Raya bisa menjadi contoh bagaimana organisasi pers daerah membangun profesionalisme dari dalam,” terang Juanda.

Sementara itu, Herry Budiman menegaskan komitmennya untuk hadir langsung dalam pelantikan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh struktur SWI di Provinsi Aceh.
“DPD Nagan Raya harus menjadi role model. Kita ingin semangat kebersamaan ini menular ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh. Mari kita perkuat solidaritas, sekaligus menyiapkan diri menuju Munas SWI 2026 mendatang,” ujarnya penuh semangat.

Herry menambahkan, pelantikan ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan wujud nyata dari legitimasi dan eksistensi SWI di tingkat daerah. “Ini langkah awal untuk memastikan bahwa insan pers di bawah naungan SWI berdiri di atas prinsip integritas, profesionalisme, dan keberpihakan pada publik,” pungkasnya.

share this :