Jurnal1jambi.com,- Sarolangun – Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 04/Sarolangun Kodim 0420/Sarko terus mengintensifkan patroli di daerah rawan. Patroli ini dilakukan secara rutin di wilayah Desa Pulau Buayo, Kecamatan Bhatin VIII, Kabupaten Sarolangun, Rabu (06/08/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah nyata TNI dalam menekan potensi munculnya titik api atau hotspot di musim kemarau. Patroli kali ini dipimpin langsung oleh Serda Ibrohim, yang mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya Karhutla. “Kami melakukan pemantauan rutin agar bisa mendeteksi sejak dini apabila ada titik api,” ujarnya.

Selain pemantauan, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi ini penting karena sebagian besar kasus Karhutla disebabkan oleh aktivitas manusia. “Kami selalu ingatkan, jangan bakar lahan sembarangan. Dampaknya bisa merugikan banyak pihak,” tegas Serda Ibrohim.

Patroli tidak hanya fokus pada pendeteksian, tetapi juga memantau aktivitas masyarakat dalam pemanfaatan hutan dan lahan. Dengan cara ini, potensi terjadinya kebakaran bisa diminimalisir. “Patroli bersama tim ini langkah antisipasi agar Karhutla tidak meluas,” tambahnya.

Babinsa juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan titik api. Respon cepat menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana besar. “Kesadaran bersama adalah modal utama. Jika kita semua peduli, Karhutla bisa dicegah,” tandasnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Babinsa, aparat desa, dan masyarakat semakin kuat. Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.

share this :