Jurnal 1Jambi.com,- Musim kemarau datang, risiko kebakaran hutan dan lahan kembali mengintai. Babinsa Koramil 420-09/Bangko, Serka Marzuwin Alpandi, bersama Bhabinkamtibmas tak tinggal diam. Sabtu (02/08/2025), mereka turun langsung ke Kelurahan Pamenang, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin. Patroli bukan sekadar formalitas, tapi bentuk nyata kepedulian agar Karhutla tak lagi jadi bencana tahunan.
Pesannya jelas: hentikan pembukaan lahan dengan cara membakar. Praktik ini dianggap mudah, tapi dampaknya sangat mahal. Dari kabut asap yang merusak kesehatan, ekosistem yang hancur, hingga perekonomian warga yang terganggu. Setiap tahun, kita menyaksikan cerita sama: hutan jadi abu, udara jadi racun. Pertanyaannya, sampai kapan?
Dalam patroli ini, Babinsa dan Bhabinkamtibmas tak hanya menyisir wilayah. Mereka mengajak bicara tokoh adat dan warga. Mengingatkan, mengedukasi, dan mengajak bersama-sama menjaga tanah yang kita pijak. Pencegahan Karhutla bukan tugas aparat semata, tapi tanggung jawab bersama. Karena kalau semua merasa bukan urusannya, kita hanya menunggu bencana berikutnya.

Karhutla bukan isu remeh. Ini persoalan serius. Asap tebal bisa membuat anak-anak tak sekolah, aktivitas lumpuh, ekonomi terganggu, dan kesehatan terancam. Semua bermula dari api yang sengaja dinyalakan. Demi sedikit kemudahan, kita mempertaruhkan begitu banyak hal. Ini bukan sekadar kebiasaan, ini bom waktu.
Itulah mengapa komunikasi sosial penting. Babinsa menjalin dialog, mendengar suara warga, sekaligus menyampaikan pesan: menjaga hutan bukan pilihan, tapi kewajiban. Sinergi TNI dan masyarakat jadi kunci agar wilayah tetap aman dan kondusif. Kekuatan ini lahir bukan dari perintah, tapi dari kesadaran.
Patroli hari itu adalah langkah kecil yang punya dampak besar jika diikuti bersama. Karena menjaga hutan bukan hanya soal sekarang, tapi tentang masa depan. Apakah kita rela menggadaikan udara bersih demi lahan yang dibuka dengan api? Pertanyaan ini tak butuh jawaban lisan, tapi aksi nyata. Dan aksi itu, harus dimulai hari ini.












