Jurnal1Jambi.Com,– Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin langsung pelaksanaan Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2025. Seleksi ini mencakup tiga jalur penerimaan, yaitu Akpol, Bintara, dan Tamtama. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 28/5/2025, bertempat di Aula Lantai 4 Gedung A Polda Jambi.
Sidang tersebut turut dihadiri oleh Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Karo SDM Kombes Pol. Handoko, para ketua tim seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta perwakilan peserta seleksi. Kehadiran unsur pengawasan eksternal menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi.
Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan komitmennya terhadap proses seleksi yang jujur, bersih, dan transparan. Ia bahkan secara terbuka mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi. “Ini suatu proses, dan kita akan dikoreksi oleh semua. Saya selaku Kapolda Jambi justru senang jika ada yang mengoreksi. Jika ada panitia yang curang, silakan lapor langsung ke saya,” tegasnya di hadapan peserta dan panitia.

Kapolda juga menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh peserta seleksi agar tetap rendah hati dan siap menghadapi segala kemungkinan. Ia mengingatkan bahwa menjadi anggota Polri bukan satu-satunya jalan untuk mengabdi pada negara. “Bagi yang tidak lulus, jangan patah semangat—ini bisa jadi pijakan menuju sesuatu yang lebih besar. Dan bagi yang lulus, jangan sombong dulu karena masih ada ujian berikutnya,” ujarnya.
Pada sidang tersebut, diumumkan bahwa sebanyak 138 peserta berhasil lolos ke tahap pemeriksaan kesehatan II, dengan rincian: 9 peserta Akpol, 22 peserta Tamtama, dan 107 peserta Bintara. Pengumuman ini menandai langkah penting bagi para peserta yang akan melanjutkan proses seleksi berikutnya menuju cita-cita menjadi anggota Polri.
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan berita acara, pernyataan penutupan sidang, dan doa bersama. Dalam penutupannya, Kapolda Jambi kembali menekankan pentingnya mencetak kader Polri yang profesional, unggul, dan berintegritas, sebagai bagian dari komitmen institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.












