Jurnal1jambi.com,- Jambi – Sebuah manuver bisnis yang menyerempet batas legalitas kini menghantui NSC Finance, sebuah perusahaan pembiayaan yang beralamat di Jl. G.R. Djamin Datuk Bagindo No. 1042, Kecamatan Talang Banjar, Jambi Timur. Seorang nasabah melaporkan dugaan penyitaan sepihak kendaraan oleh pihak perusahaan tersebut ke kepolisian, memunculkan sorotan terhadap praktik lapangan perusahaan leasing di Kota Jambi.

Berdasarkan data dari Surat Tanda Bukti Penerimaan Laporan (STPL), pada 13/4/2025, seorang perempuan bernama Regita Cahyani (26), warga Jl. Gatot Subroto RT 21, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, resmi melaporkan dugaan perampasan kendaraan roda dua miliknya kepada Polresta Jambi.

Dalam laporan yang diterima redaksi, Regita menyebut bahwa pada 12/4/2025, sekitar pukul 17.00 WIB, ia didatangi oleh perwakilan NSC Finance yang memintanya hadir ke kantor pusat pembiayaan tersebut. Setelah tiba di lokasi, kunci motor miliknya—Honda Vario merah dengan nomor polisi BH 3656 HU, nomor mesin KF01E1269646 dan nomor rangka MH1KF0112NK269637—diminta oleh karyawan bernama Tio dengan alasan “pemeriksaan fisik kendaraan”.

Namun, situasi berubah drastis. Seorang karyawan lain yang bernama Asiang menyampaikan bahwa pengajuan perjanjian pelunasan yang sebelumnya dibicarakan oleh Regita telah ditolak oleh pihak pusat. Ia diminta untuk segera melunasi seluruh sisa angsuran, tanpa ruang negosiasi.

Permintaan Regita untuk mengambil kembali kendaraannya ditolak mentah-mentah. Kunci motor ditahan, dan pihak NSC Finance menegaskan bahwa kendaraan tidak akan dikembalikan sebelum pelunasan dilakukan.

“Saya datang dengan itikad baik, tapi motor saya ditahan seperti barang bukti kriminal. Saya merasa dipermainkan,” ujar Regita saat dikonfirmasi.

Akibat kejadian tersebut, Regita mengalami kerugian satu unit sepeda motor yang masih menjadi alat mobilitas utamanya. Hingga berita ini ditayangkan, laporan masih dalam penanganan oleh Polresta Jambi.

Di sisi lain, saat dikonfirmasi oleh redaksi, Kepala Cabang NSC Finance Jambi, Sitanggang, mengaku sedang berada di Jakarta dan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. “Saya perlu cek dulu ke staf di kantor, saya belum dapat laporan detailnya,” ujarnya singkat.

share this :